RSUD Nganjuk Ajak Masyarakat Wujudkan Lansia Sehat, Mandiri, dan Berdaya dalam Rangka Memperingati Hari Lansia Nasional 2026
Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 pada 29 Mei 2026, RSUD Nganjuk mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat kepedulian terhadap kualitas hidup para orang tua kita. Sejalan dengan tema tahun ini yaitu "Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia yang Berdaya", RSUD Nganjuk berkomitmen penuh untuk menghadirkan layanan kesehatan yang ramah, cepat, dan terintegrasi demi menjaga kebahagiaan fisik serta mental para lansia.
Dengan bertambahnya usia sering kali dibarengi dengan penurunan kapasitas fisik, mental, hingga peningkatan risiko penyakit tidak menular (seperti diabetes, stroke, jantung, dan hipertensi) serta sindrom geriatri. Untuk mewujudkan lansia yang mandiri dan berdaya, RSUD Nganjuk membagikan beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan di rumah:
1. Menjalani pola makan bergizi seimbang
Pastikan asupan hariannya mengandung serat, protein, vitamin, dan mineral yang cukup, seperti dari sayuran hijau, buah segar, ikan, telur, kacang-kacangan, dan susu rendah lemak. Batasi konsumsi makanan olahan, gorengan, daging berlemak, makanan tinggi gula, serta makanan asin, seperti keripik atau makanan kaleng. Selain itu, penting juga untuk membantu lansia mengatur porsi makan, menjaga jadwal makan teratur tiga kali sehari, dan menghindari kebiasaan melewatkan sarapan agar energi tubuh tetap terjaga.
2. Melakukan aktivitas fisik secara rutin
Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan, antara lain berjalan santai di pagi hari, mengikuti senam lansia rutin di posyandu atau balai RW, hingga kegiatan sederhana, seperti berkebun atau membersihkan rumah. Latihan ringan ini bermanfaat untuk menjaga kekuatan otot, kelenturan sendi, memperlancar peredaran darah, serta memperlambat penurunan fungsi tubuh.
3. Beristirahat yang cukup dan berkualitas
Pastikan lansia mendapatkan waktu tidur yang cukup, yaitu idealnya sekitar 7–8 jam setiap malam. Ciptakan suasana kamar yang nyaman dengan pencahayaan redup dan suhu yang sejuk agar tidur lebih berkualitas.
4. Cek kesehatan dan konsumsi obat rutin
Untuk menjadi lansia sehat, sebaiknya rutin melakukan pemeriksaan kesehatan yang idealnya setiap 1–3 bulan sekali. Jika memiliki kondisi tertentu, seperti hipertensi atau diabetes, pastikan obat diminum sesuai anjuran dokter dan tidak melewatkan jadwalnya.
5. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan
Jaga kebersihan tubuh lansia dengan mandi secara teratur, minimal dua kali sehari. Ganti pakaian yang bersih dan jaga kebersihan mulut, baik dengan menyikat gigi maupun membersihkan gigi palsu. Selain itu, penting juga untuk memastikan lingkungan rumah selalu bersih, memiliki ventilasi yang baik, lantai tidak licin, serta barang-barang tertata rapi agar lansia terhindar dari risiko jatuh atau infeksi. Jika lansia menggunakan kursi roda atau tongkat, jangan lupa untuk rutin membersihkannya agar tetap higienis dan aman digunakan.
6. Mengajak lansia bicara
Luangkan waktu setiap hari untuk berbincang dengan lansia, meski hanya 10–15 menit. Dengarkan cerita mereka tentang masa lalu, keluarga, atau pengalaman hidup yang berkesan. Tunjukkan perhatian dengan menanyakan kabar, membahas topik ringan, atau sekadar menonton acara televisi bersama. Interaksi sederhana seperti ini dapat membuat lansia merasa dihargai, mengurangi rasa kesepian, dan membantu menjaga kesehatan mental agar terhindar dari depresi.
7. Mengajak untuk bersosialisasi
Dorong lansia tetap aktif dalam kegiatan sosial di lingkungan sekitar, seperti menghadiri arisan warga, senam pagi di posyandu, pengajian, posyandu lansia, atau pertemuan kelompok hobi, seperti kelompok berkebun dan kelompok pengajian. Bila lansia sulit keluar rumah, keluarga bisa mengundang tetangga, saudara, atau cucu untuk berkunjung. Dengan bersosialisasi, lansia bisa menambah teman, berbagi pengalaman, dan menjaga semangat hidup.
8. Memberikan fasilitas yang menyenangkan
Bantu lansia melakukan hobi atau kegiatan yang ia sukai untuk mengisi waktu dan menjaga pikiran tetap aktif. Contohnya, menemani berkebun di pekarangan rumah, menyediakan bacaan ringan, seperti majalah atau buku cerita, atau mengajak menonton film favorit bersama keluarga.
Melalui Poliklinik Geriatri RSUD Nganjuk, kami menggunakan pendekatan multidisiplin ilmu yang terintegrasi. Kami juga menyediakan fasilitas ramah lansia, seperti jalur antrean prioritas, guna memberikan kenyamanan maksimal bagi para orang tua.
Pasien geriatri adalah pasien lansia (berusia 60 tahun ke atas) yang memiliki karakteristik khusus:
· Menderita lebih dari satu penyakit fisik (komorbid/multipatologi).
· Disertai masalah psikologis, penurunan fungsi kognitif (daya ingat), atau kendala sosial-ekonomi.
· Mengalami sindrom geriatri seperti mudah jatuh, malnutrisi, gangguan tidur, hingga inkontinensia (sulit menahan buang air).
Mari berikan bakti terbaik kita kepada orang tua dengan menjaga kesehatan mereka. Bersama Layanan Geriatri RSUD Nganjuk, kita wujudkan lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan bahagia di masa tuanya.
Selamat Hari Lanjut Usia Nasional 2026!
RSUD Nganjuk: Yes, I Care!